HASIL swab PCR negatif Covid-19 memang menjadi syarat bagi wisatawan yang ingin ke Bali lewat jalur udara. Meskipun, syarat tersebut akhirnya mengalami revisi menjadi 7 hari sebelum keberangkatan.
Sementara untuk mereka yang melalui jalur darat, wajib menyertakan Covid-19 Rapid Antigen. Pemeriksaan ini memang terbilang jarang terekspos ke publik, sebab sejauh ini pemerintah biasa menggunakan Rapid Antibodi dan swab PCR.
Padahal, rapid antigen sendiri pengambilan sampelnya dengan swab-ing pada nasofaring, hampir sama dengan PCR Test. Bedanya, pengujian Rapid Antigen itu untuk mengenali apakah ada atau tidaknya antigen virus Covid-19. Sedangkan PCR Test melacak keberadaan virus SARS-CoV2 di dalam tubuh.
Karena adanya kebijakan mengantongi hasil Rapid Antigen, masyarakat mungkin akan mulai mencari di mana saja fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan tes Covid-19 tersebut. Fakta yang ditemukan Okezone adalah belum begitu banyak faskes yang menyediakan tes Rapid Antigen.
Head of Marketing & Corporate Communication Primaya Hospital Group Hanie Dewita sendiri menjelaskan kalau Primaya Hospital pun baru menyediakan Rapid Antigen di 3 cabang, yaitu Tangerang, Bekasi Barat, dan Karawang. Masih jarangnya rumah sakit menyediakan Rapid Antigen diduga Hanie karena alasan kurangnya peminat.
"Rapid Antigen masih jarang itu bisa banyak kemungkinan, tapi salah satunya karena kondisi peminat yang lebih cenderung memilih Rapid Antibodi untuk screening awal dan PCR untuk kevalidan hasil," papar Hanie melalui pesan singkat kepada Okezone.
Bicara soal harga, Rapid Antigen sejatinya di bawah harga PCR Test, tapi tetap saja pasarnya belum semasif PCR. Hal ini dibenarkan Hanie. "PCR walaupun mahal, tapi karena sudah menjadi tolak ukur yang valid dalam pemeriksaan Covid-19, membuat orang akan tetap memilih tes itu sekalipun harganya lebih mahal," terang Hanie.
Nah, untuk skrining, masyarakat masih mengandalkan Rapid Antibodi. "Selain karena hasilnya cepat, masalah harga jadi pertimbangan masyarakat memilih Rapid Antibodi, terkhusus untuk skrining Covid-19," tambahnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.