Dampaknya, menurut data WHO 96.000 Pasien TBC di Indonesia meninggal dunia di 2019. Sedangkan di 2020 sampai dengan 20 Maret tercatat 11.993 kematian akibat TBC. Jumlah ini pun diprediksi meningkat pesat di tengah pandemi Covid-19.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia menjelaskan, sesuai dengan surat edaran tanggal 30 Maret 2020 yang mengatur regulasi pasien TBC di masa Pandemi Covid-19.
Kemenkes akan terus menganjurkan kepada dinas kesehatan provinsi dan kabupaten kota untuk memiliki nomor hotline untuk pasien TB sehingga informasi mengenai fasilitas kesehatan alternatif akan tersampaikan langsung kepada pasien dan keluarga.
Selain itu penggunaan layanan telemedicine akan dioptimalkan. Sehingga pasien bisa mendapatkan akses konsultasi jarak jauh dengan dokter ataupun fasilitas kesehatannya. Serta pemanfaatan aplikasi sehatpedia yang dimiliki kementerian kesehatan untuk kegiatan telemedicine.
“Tentunya penambahan distribusi sarana diagnosis mesin tes cepat molukuler di tahun 2020 ini tetap kita sediakan karena mesin tcm ini selain dapat digunakan untuk pemeriksaan tuberculosis dapat juga bisa digunakan tbc hiv dan covid 19,” tambah dr. Siti Nadia.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.