"Dr. Siti Nadia, Dr. Lucia Rizka, dan Bambang Herianto berperan untuk membangun pemahaman yang tepat terkait kebijakan dan isu terkait serta membangun partisipasi publik untuk mensukseskan program vaksinasi Covid-19 dan penanganan Covid-19," kata dia.
Sementara, juru bicara yang telah ditunjuk pemerintah sebelumnya, Prof. Wiku Adisasmito yang merupakan juru bicara penanganan Covid-19 akan menambah fokus pada aspek sains dari vaksin, serta dr. Reisa Broto Asmoro juru bicara dan duta perubahan perilaku akan fokus pada
menerangkan perilaku hidup sehat yang berbasis pencegahan termasuk vaksinasi.
Kelima juru bicara ini akan saling melengkapi dalam upaya komunikasi publik dan sosialisasi agar informasi tentang perkembangan vaksin dan vaksinasi COVID-19 dapat tersampaikan ke
masyarakat secara terpadu, cepat, dan merefleksikan dinamika yang terjadi di lapangan.
Komunikasi publik juga membutuhkan upaya proaktif dan pendekatan yang relevan dengan mempertimbangkan kejelasan arus informasi, perkembangan situasi dan zaman, serta teknologi, juga unsur lokalitas di setiap daerah.