Awan Aswinabawa, CEO A&T Travel Nusa Tenggara Barat menyambut baik pelaksanaan event ini dan merasakan manfaat dari pertemuan Face to face dengan pihak pembeli dari mancanegara. Untuk ini dirinya mengapresiasi sistem business matching yang dipilih oleh penyelenggara IIME yang memungkinkan membuat jadwal pertemuan, rescheduling dan melalukan presentasi seperti bertatap muka secara langsung.
"Ini kesempatan menarik bertemu banyak calon pembeli produk wisata dari mancanegara walau secara virtual sekaligus memberikan update terbaru jika suatu saat kesempatan berwisata antar Negara dibuka kembali. Ke depan semoga event seperti ini dapat juga dilakukan di berbagai daerah tujuan wisata MICE," ujarnya.
Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran Kemenparekraf Masruroh, pada kesempatan sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya telah menginisiasi kegiatan familiarization trip untuk korporasi.
"Kegiatan diharapkan dapat membangun kepercayaan kepada para pengambil keputusan dalam perusahaan untuk melakukan perjalanan dinas dan meeting bagi karyawan diluar kantor. Khususnya ke Destinasi MICE di Indonesia dengan ketentuan dan protokol kesehatan yang berlaku," ujarnya.
Perhelatan IIME sendiri adalah hasil yang bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta didukung oleh Asosiasi Pariwisata di Indonesia diantaranya GIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia), ASITA (Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia), PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia), MASATA (Masyarakat Sadar Wisata), dan IHGMA (Indonesian Hotel General Manager Association).
(Rizka Diputra)