Lontong Balap
Lontong balap berisi lontong yang diiris-iris yang ditumpangi irisan tahu dan remasan beberapa lentho, kemudian diikuti kecambah setengah matang yang banyak, setelah itu disiram dengan kuah. Makanan ini biasanya dihidangkan dengan beberapa tusuk sate kerang.
Menurut cerita, dahulu lontong balap masih dijual dalam kemaron besar (wadah yang terbuat dari tanah liat yang dibakar), yang berat dan dipikul keliling kota. Para penjual lontong ini saling adu kecepatan, berpacu menghampiri pembeli dalam perjalan menuju ke Pasar Wonokromo. Dari jalan cepat inilah menimbulkan kesan berpacu sesama penjual yang kemudian dikenal dengan nama lontong balap.
Lontong balap adalah makanan tradisional yang merupakan ciri khas kota Surabaya, Jawa Timur. Salah satu warung makan yang terkenal dengan hidangan ini adalah Lontong Balap Pak Gendut.
Lontong Tuyuhan
Disebut lontong tuyuhan karena pembuat dan penjual makanan ini dari Desa Tuyuhan, Kecamatan Pancur.
Makanan tradisional tersebut terdiri atas lontong dengan sayur santan yang agak pedas dan kental dengan menonjolkan rasa kemiri, jinten, dan bawang. Lauknya berupa potongan ayam kampung ditemani dengan jeroan dan tempe yang diberi bumbu merah pedas. Yang membedakan lontong tuyuhan dengan lontong opor adalah lontong tuyuhan biasanya menggunakan lontong yang berbentuk segitiga.
(Salman Mardira)