Pernikahan dengan adat Sunda kerap dilakukan oleh pasangan yang memiliki hubungan darah dengan suku tersebut. Selebritis yang baru-baru ini menjalani pernikahan adat Sunda adalah Zaskia Gotik dan Sirajuddin Mahmud memilih adat Sunda. Susunan pernikahan adat Sunda dikenal sangat panjang.
Bahkan, susunan pernikahan adat Sunda bisa sampai berhari-hari untuk menyelesaikan segalanya. Nah berikut ini prosesi pernikahan adat Sunda, seperti dirangkum dari berbagai sumber:
1. Nendeun Omong

Sumber Foto : tirasenna.blogspot.com
Nendeun omong atau artinya menyimpan janji merupakan salah satu ritual pertama yang dilakukan. Hal ini untuk memastikan apakah calon perempuan belum menerima lamaran dari orang lain.
2. Narosan
Narosan artinya bertanya atau lamaran dari pihak laki-laki dan perempuan. Nantinya calon suami akan memberikan Sirih atau beberapa benda dan uang untuk memastikan, serta ikut membiayai pernikahan.
Baca Juga : 5 Potret Cantik Vicy Melanie Pakai Busana Sunda di Akad Nikah
3. Seserahan
Seperti pada pernikahan lainnya, adat Sunda juga melakukan seserahan dari mempelai laki-laki ke perempuan. Prosesi seserahan pada pernikahan adat Sunda biasa dilakukan tujuh sampai satu hari sebelum hari pernikahan.
4. Ngeuyeuk Seureuh
Prosesi Ngeuyeuk Seureuh dipimpin oleh Pengeuyeuk. Pengeuyeuk akan mempersilakan kedua calon pengantin meminta izin, serta doa restu dari orangtua diiringi lagu kidung oleh Pengeuyeuk.
Kemudian calon pengantin akan disawer beras, lalu dikeprak dengan sapu lidi layanan nasihat, kain putih penutup Pengeuyeuk pun dibuka.
Setelah itu pembelahan mayang jambe dan buah pinang oleh calon mempelai pria. Prosesi tetsebut akan diakhiri dengan menumbukkan alu ke dalam lumpang sebanyak tiga kali oleh calon mempelai pria.
Lalu dilanjutkan dengan membuat lungkun, dan berebut uang.
5. Siraman

(Foto : Antijitters Photo)
Kemudian dalam prosesi adat Sunda dilakukan siraman. Pertama ngacakeun aisan, Ngaras, Campur cai (air) siraman, siraman, dan ngerik atau potong rambut.
6. Ngajemput calon salaki
Artinya menjemput calon mempelai laki-laki yang baru saja tiba. Kemudian dilanjutkan dengan Ngabageakeun, yakni dijemput oleh ibu dari mempelai perempuan.