Sedangkan upaya lain ialah membuat aplikasi 'Visitting Jogja' di mana wisatawan bisa melakukan reservasi dan melakukan semua pembayaran melalui digital sehingga menghindari kontak langsung.
“Dari 139 destinasi yang ada di DIY, Pranatan Plesiran Anyar ini sudah diujicoba di 93 destinasi wisata seperti di Tebing Breksi hingga Puncak Becici. Karena sudah ada garansi menaati protokol kesehatan. Kami akan menegur pengelola bila melanggar dan bisa menutup kembali bila tidak ada perubahan,” terang dia.
Ia menambahkan, hingga Agustus 2020 terdapat 40 ribuan wisatawan mendatangi Yogyakarta yang sebagian besar berasal dari DIY dan Jawa Tengah. Sebagian besar wisatawan lebih senang mendatangi alam terbuka dan tidak bergerombol.
Pantai Baron dan Pantai Parangtritis masih menjadi idola wiatawan. Sedangkan di masa depan pihaknya akan menerapkan konsep penthalix agar sektor pariwisata bisa pulih sepenuhnya.
“Kami akan menggandeng pemerintah, industri (bisnis), komunitas, media dan akademisi duduk bersama guna mencari solusi terbaik. Konsep penthahelix ini sedang diujicoba di Tebing Breksi dan dihaapkan pariwiasata di DIY pulih sepenuhnya,” tutupnya.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.