Baca Juga : Potret Anggun Najwa Shihab, Putri Habib Rizieq yang Dinikahi Irfan Alaydrus
Obat antihipertensi dan obat statin diketahui telah terbukti memiliki efek mengurangi kekambuhan penyakit kardiovaskular pada pasien dengan riwayat penyakit kardiovaskular. Director of the Cardiovascular Center dari Kyung Hee University Hospital di Gangdong, Jin-man Cho mengatakan tingkat kepatuhan penggunaan obat sangatlah penting dalam hal pencegahan kekambuhan penyakit kardiovaskular pada pasien. Khususnya dengan gejala arteri koroner.
“Olmesartan memiliki siklus half-life (paruh waktu) yang lebih lama dibandingkan dengan ARB lain dan memiliki efek pengontrol tekanan darah yang sangat baik, sementara Rosuvastatin menunjukkan efek penurunan LDL-C yang signifikan bahkan pada dosis rendah dibandingkan dengan obat statin lainnya. Studi tersebut dilakukan dengan hipotesis bahwa kombinasi kedua komponen tersebut akan lebih unggul dari obat lain,” terang Man Cho.
Selain itu, studi tersebut juga menegaskan bahwa pengobatan kombinasi berdosis tetap memiliki tingkat kepatuhan penggunaan obat yang lebih tinggi dibandingkan dengan mengonsumsi obat secara terpisah sehingga membantu pasien menjalani proses pengobatan dengan baik. Sebagai hasilnya, pengobatan tersebut ternyata lebih efektif dalam mengendalikan tekanan darah dan kolesterol.
(Helmi Ade Saputra)