Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Studi Sebut Obat Hipertensi dan Dislipidemia Ampuh Turunkan Tekanan Darah

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 16 November 2020 |19:57 WIB
Studi Sebut Obat Hipertensi dan Dislipidemia Ampuh Turunkan Tekanan Darah
Ilustrasi (Foto : Medicaldaily)
A
A
A

Studi baru tentang efek penurun tekanan darah yang terkandung dalam pengobatan hipertensi dan dislipidemia (kadar lemak yang berlebihan dalam darah) diumumkan oleh Daewoong Pharmaceutical. Studi tersebut diterbitkan oleh American Journal of Therapeutics, yang merupakan sebuah Jurnal Akademik SCI tingkat Internasional.

Obat yang diuji dalam penelitian tersebut merupakan kombinasi antara Olmesartan dan Rosuvastatin. Penelitian tersebut dilakukan pada 112 pasien berusia di atas 18 tahun yang memiliki gejala arteri koroner akut disertai dengan hipertensi. Mereka mengelompokkan pasien secara acak ke dalam kelompok pengobatan hipertensi dan dislipidemia sebanyak 55 pasien.

Sementara kelompok pengobatan angiotensin Ⅱ receptor blocker (ARB) menggunakan obat selain kombinasi Olmesartan & Atorvastatin sebanyak 57 pasien. Selama 12 bulan masa tindak lanjut dan pengamatan, penelitian melacak tingkat kontrol tekanan darah dan kolesterol pasien serta melakukan perbandingan efek pengobatan.

Obat

Hasilnya, penelitian membuktikan bahwa kelompok pengobatan hipertensi-dislipidemia menunjukkan adanya penurunan tingkat tekanan darah sistolik dan diastolik yang signifikan. Kondisi ini berbeda dibandingkan dengan kelompok pengobatan kombinasi ARB + atorvastatin.

Konsentrasi lipid pada pasien juga meningkat, termasuk penurunan kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL-C) yang signifikan. Selain itu, penelitian juga menunjukkan adanya tingkat kepatuhan penggunaan obat yang lebih tinggi melalui pengobatan kombinasi berdosis tetap dibandingkan dengan penggunaan obat secara terpisah.

Pada periode tindak lanjut selama 12 bulan, terdapat 5 pasien dari kelompok pengobatan kombinasi hipertensi-dislipidemia yang menghentikan penggunaan obat. Sedangkan terdapat total 20 pasien dari kelompok kombinasi obat individu ARB + atorvastatin yang menghentikan penggunaan obat.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement