Pernahkah Anda menemui serpihan putih yang rontok di bahu saat Anda mengenakan baju berwarna gelap? Atau pernahkah Anda merasa gatal berlebihan di kulit kepala padahal sudah keramas?
Jika Anda mengalami hal demikian, bisa jadi karena Anda memiliki ketombe. Melansir Repeller pada Kamis (12/11/2020), Dokter Kulit Debra Jaliman dan Asisten Profesor Dermatologi di Fakultas Kedokteran Icahn New York di Mount Sinai mengatakan, ketombe terjadi ketika kulit tidak terkelupas dengan baik dan kulit mati tersangkut di kulit kepala dan mulai mengelupas dan gatal.
"Ketombe bisa jadi karena genetik atau lingkungan. Ketombe juga tidak ada hubungannya dengan kebersihan yang buruk. Ini adalah kondisi kulit yang nyata. Namun, ini bisa diobati jadi tidak perlu khawatir," kata Jaliman.
Ketombe adalah nama umum untuk dermatitis seboroik pada kulit kepala, suatu kondisi yang menyebabkan kulit menjadi merah, bersisik, dan gatal akibat terlalu banyak jamur yang ada di area kulit yang berminyak.
Satu-satunya perbedaan adalah ketombe terbatas pada kulit kepala, sedangkan dermatitis seboroik dapat memengaruhi area lain, seperti zona-T, dan seringkali menyebabkan peradangan.