Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terobsesi dengan Kekasih? Ini 7 Langkah Mengatasinya

Adella Christyanti , Jurnalis-Selasa, 10 November 2020 |10:25 WIB
Terobsesi dengan Kekasih? Ini 7 Langkah Mengatasinya
Terobsesi dengan kekasih (Foto: India)
A
A
A

Dalam hubungan percintaan terkadang seseorang tak sadar kalau dia sangat terobsesi dengan kekasihnya. Dia selalu ingin menghabiskan waktu bersama kekasihnya dan selalu merasa keberatan untuk berpisah hingga sang kekasih merasa terganggu.

Orang yang terobsesi dengan kekasihnya selalu ingin tahu di mana kekasihnya berada, dan mencoba mengendalikan perilaku kekasihnya. Seseorang yang sangat terobsesi juga sangat pencemburu, posesif, dan sangat takut kehilangan. Akibatnya hubungan malah bisa jadi toxic.

Perilaku ini merusak kedua pasangan dan sering kali merusak hubungan. Jika Anda ingin berhenti terobsesi dengan kekasih, berikut ini 7 langkah mengatasinya seperti dilansir dari Lifehack.

 selalu cemburu dengan kekasih

1. Sadarilah perbedaan antara cinta sejati dan cinta palsu

Tidak ada pasangan yang dapat memperbaiki kekurangan Anda atau menghilangkan masalah dalam hidup Anda, hanya Anda yang bisa melakukannya. Cinta palsu adalah mencintai seseorang yang Anda khayalkan dalam fantasi Anda sendiri.

Orang yang Anda fantasikan ini sejatinya tidak ada dan berbeda dengan jiwa kekasih Anda sesungguhnya. Bahkan Anda berharap kekasih Anda seperti orang yang Anda khayalkan. Padahal cinta sejati adalah mencintai seseorang apa adanya, termasuk segala kekurangannya.

2. Obsesi membuat Anda sulit melihat kekasih Anda secara real

Saat Anda terobsesi dengan kekasih Anda maka Anda tidak melihat kekasih Anda apa adanya. Misalnya saja Anda merasa hubungan asmara kalian akan bertahan selamanya, tetapi kekasih Anda mungkin tidak merasakan hal yang sama. Mungkin dia hanya menganggap hubungan ini dijalani saja, entah jodoh atau tidak, tidak ada masalah.

3. Coba melihat hubungan dari sudut pandang kekasihmu

Mungkin kamu ingin selalu dinomorsatukan oleh kekasihmu. Selalu ingin diutamakan. Namun seharusnya Anda sadar diri bahwa hanya Anda yang bisa menomorsatukan diri Anda, bukan kekasih Anda.

Sadarilah bahwa keberadaan Anda tidak bisa jadi satu-satunya prioritas siapa pun, termasuk kekasih Anda. Dan mengharapkan hal itu, tidak realistis.

 Baca juga: Alquran dan Sains Lebih Dulu Jelaskan Tentang Makhluk Luar Angkasa

4. Pikirkan bahaya obsesi

Obsesi bisa terlihat romantis, meledak-ledak, penuh cinta, dan gairah. Akibatnya seseorang bisa tenggelam dalam lautan asmara karena terlena. Namun waspadalah terhadap bahaya obsesi. Seringkali orang dengan obsesi, sulit untuk tumbuh karena mereka terlalu fokus pada orang lain (kekasihnya).

Mereka juga menggantungkan kebahagiaannya kepada kekasihnya, akibatnya mereka susah bahagia. Sadarilah bahwa kebahagiaan dan kemandirian saling terkait.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement