“Kemenparekraf selalu berupaya untuk mengajak para stakeholder, dengan kondisi baru, tentunya harus ada hal baru yang kita lakukan bersama, satu brand dengan brand lain bisa bekerja sama dan lain sebagainya. Dengan kita bekerja bersama tentunya akan mempermudah dalam mempromosikan produk-produk yang dimiliki,” ujarnya.
Martini menjelaskan, di tengah kondisi pasar wisman yang belum stabil, para mitra diharapkan bisa menggarap pasar wisnus.
Saat ini sektor pariwisata masih mengandalkan dari wisatawan nusantara. Sebab, potensi wisnus juga tidak bisa dianggap remeh karena mereka merupakan tulang punggung ekonomi.
”Wisnus ini adalah tulang punggung ekonomi, jadi tidak bisa dianggap remeh. Untuk itu saatnya kita bidik mereka dengan pola-pola baru di masa kebiasaan baru. Manfaatkanlah aset-aset yang ada untuk kita bersama-sama berpromosi tentunya dengan pola-pola baru di masa kebiasaan baru,” ujarnya.
Kemenparekraf/Baparekraf menjalin Co Branding dengan 12 mitra yaitu Krisna, American Express, Artotelgroup, Bakmi Naga, Sea Safari Cruise, Herborist, Sababay Wine, Waterbom Bali, Element Bike, Crispy Duck, Secret Garden, dan Taman Nusa.
(Rizka Diputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.