Bacigalupe menegaskan, wanita lebih sering didiagnosis dengan depresi dan kecemasan. Bahkan jika tidak ada perbedaan dengan pria dalam hal kesetaraan kesehatan mental, diagnosis, dan frekuensi kunjungan ke pusat kesehatan.
Mengurangi ketidaksetaraan gender dalam kesehatan mental perlu menjadi hasil dari intervensi kebijakan di berbagai tingkatan.
“Ada hubungan yang jelas antara tingkat ketidaksetaraan gender dalam masyarakat dan ketidaksetaraan gender dalam kesehatan mental,” kata Bacigalupe dalam makalah yang diterbitkan di jurnal Gaceta Sanitaria.
Baca juga: Pose Menggoda Pevita Pearce Pakai Tanktop Nude, Netizen: Kajol Indonesia!
"Di bidang kesehatan mental di mana medikalisasi malaise sangat umum, jauh dari mengatasi penyebab masalah, beberapa masalah yang berasal dari sosial akhirnya menerima perawatan psikiatri atau psikologis,” tulis penulis.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.