TERJADI perubahan di klinik saat masa pandemi covid-19 ini. Bukan hanya meja dokter yang disekat pembatas bening, tapi pemeriksaan klinis pun dilaksanakan dengan berjarak. Ini dilakukan tentu demi menjaga keamanan dokter maupun pasien dari paparan virus corona.
Hal ini juga yang akhirnya diterapkan dalam pemeriksaan amandel. Ya, biasanya pasien akan diobservasi secara dekat, tapi karena ada aturan menjaga jarak dalam masa pandemi, dokter pun hanya bisa mengecek dari jarak jauh sekira 2 meter.
Baca juga: Hari Dokter Nasional, Intip Perjuangan Mereka Melawan Corona
Pemeriksaan ini dialami Mimi (bukan nama sebenarnya). Dia mengaku belum lama ini mengeluh sakit tenggorokan dan meyakini kalau amandelnya kambuh bengkak. Alhasil, dirinya memutuskan datang ke klinik untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan.
"Di pemeriksaan awal, saya dan dokter duduk juga sudah berjarak dan ada sekat bening yang memisahkan kita," kata Mimi kepada Okezone melalui wawancara langsung, Jumat 23 Oktober 2020.
Baca juga: 4 Manfaat Pisang untuk Kecantikan, Yuk Dicoba Ladies!
Nah, masuk ke sesi observasi tenggorokan, menurut cerita Mimi, dia diminta duduk di kasur perawatan. Lalu diarahkan untuk membuka mulut, kemudian dokter menyenter ke arah tenggorokan tapi dari jarak jauh.
"Sudah begitu saja. Ya, saya sih merasanya kayak enggak diperiksa, tapi kan dokter pasti sudah tahu yang terbaiknya gimana," ungkapnya.