Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Makan Tengah Malam Tingkatkan Risiko Diabetes, Benarkah?

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2020 |22:07 WIB
Makan Tengah Malam Tingkatkan Risiko Diabetes, Benarkah?
A
A
A

"Kami tahu dari studi yang dilakukan bahwa saat Anda kurang tidur membawa dampak negatif pada berat dan metabolisme tubuh. Sebagian besar disebabkan karena orang yang kurang tidur, makan larut malam. Berdasarkan hal tu, cobalah untuk makan lebih dan tidur lebih awal,” kata pemimpin penulis dan peneliti profesor psikologi, Namni Goel.

Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa orang yang makan larut malam lebih banyak daripada mereka yang makan lebih awal. Menurut sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity, mereka yang makan lebih awal kehilangan sekitar 12% dari berat badan mereka saat diet dibanding mereka yang makan tengah malam. Mereka hanya kehilangan sekita 8% walaupun melakukan pola diet yang sama.

Orang-orang yang makan di tengah malam juga ditemukan mengonsumsi lebih sedikit kalori saat sarapan, bahkan lebih cenderung melewatkan sarapan sama sekali. Hal itu memicu penambahan berat badan.

Menurut sebuah penelitian tahun 2007 yang dipublikasikan di jurnal yang sama, orang yang makan di tengah malam memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi daripada orang yang makan di awal.

Baca juga: Sawi Gulung Isi Ayam, Hidangan Lezat dan Sehat

(Ahmad Luthfi)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement