Maka dari itu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah merancang strategi jangka pendek untuk memulihkan sektor pariwisata pasca-Covid-19. Termasuk di dalamnya meningkatkan spending dari pasar wisatawan domestik.
Hal ini, kata Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo, menjadi sangat penting, dan harus direncanakan dengan matang. Terutama memasukkan potensi dari wisatawan outbound yang bisa didorong untuk spending di Indonesia.
Tercatat wisatawan dari Indonesia ke luar negeri di tahun 2018 mencapai 9.5 juta orang dengan pengeluaran rata-rata USD1.090 per pax. Bila ditotalkan, pengeluaran wisatawan outbound mencapai USD10,355 miliar atau setara dengan Rp150 triliun.
"Ini merupakan market yang bisa kita capture juga dalam strategi pengembangan wisatawan nusantara kedepannya," ujar Angela Tanoesoedibjo.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.