"Saya gagal nikah karena pandemi ini. Harusnya Agustus kemarin, tapi pihak keluarga saya dan calon suami terpaksa menundanya. Mereka takut tertular covid karena nekat berkerumun," terangnya.
Baca Juga : Hari Kesehatan Mental Sedunia, WHO: 1 Miliar Orang Hidup dengan Gangguaan Mental
Kejadian tersebut membuat Tika kesal dan menjadi memilih sering bepergian. Karena mengurung diri di rumah membuatnya menjadi stres.
"Karena sudah merasa tidak peduli terhadap covid, saat saya membawa mobil itu enggak pakai masker. Olahraga pun saya enggak pakai, sesak dong nanti kalau pingsan di jalan gimana?," tambahnya.
Namun, Tika mengakui jika perilakunya yang sudah tidak peduli dengan Covid-19 tidak patut dicontoh. Dia berharap masyarakat dapat menjaga dirinya dengan cara masing-masing atau ikuti protokol kesehatan.
(Helmi Ade Saputra)