Profesor William Weir dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Glasgow mengatakan, studi tersebut menimbulkan beberapa pertanyaan penting yang memerlukan perhatian lebih lanjut.
Sebab, kucing cenderung tidak hidup dalam koloni besar dan secara umum, merupakan hewan yang relatif soliter. "Jadi, seberapa sering penularan virus dari satu kucing ke kucing lainnya terjadi di lapangan?" tanyanya.
"Demikian pula seberapa besar kemungkinan manusia yang terinfeksi menularkan penyakit ke kucing peliharaannya? Apakah ada kemungkinan kucing menularkan ke manusia?" sambung dia.
Oleh karena itu, peneliti berharap agar pasien Covid-19 yang memelihara kucing menjauh sementara dari kucing kesayangan.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.