Analisis pun dilakukan dan diketahui bahwa pasien yang terinfeksi Covid-19 berada di satu bus yang sama dengan pasien konfirmasi positif yang tidak tahu jika dirinya terinfeksi. Dari kasus ini, peneliti menarik kesimpulan bahwa bus ber-AC adalah titik transmisi utama penyebaran Covid-19.
Fakta mengejutkan lainnya, berdasar penjelasan orang yang terinfeksi Covid-19, dia tidak duduk berdekatan dengan pasien Covid-19 yang sudah terinfeksi lebih dulu. Ini membuktikan juga bahwa virus bisa 'terbang' di udara dalam bus dan masuk ke sistem pernapasan orang lain dan menginfeksi meski jaraknya tidak dekat.
Dari studi ini, Shen dan Li berharap agar masyarakat yang menggunakan transportasi publik untuk patuh menggunakan masker dengan benar, terutama di kendaraan yang ber-AC. "Studi ini sangat penting untuk menekan penyebaran Covid-19 di masyarakat," kata Shen.
"Temukan kami memberikan penegasan bahwa pakai masker di ruangan tertutup berventilasi buruk sangat penting dalam upaya pencegahan infeksi Covid-19," sambungnya.
(Ahmad Luthfi)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.