HUJAN deras di Jakarta dan Bogor membuat peningkatan debit air di sejumlah wilayah di Jakarta. Beberapa wilayah di Jakarta, seperti Kampung Melayu, terendam hingga 1 meter.
Banjir ini tentu saja mengkhawatirkan, selain karena kerugian materiil kesehatan juga bisa terganggu. Apalagi di tengah pandemi seperti ini, saat kita harus menjaga agar tubuh tetap sehat.
Nah, selain penyakit-penyakit pencernaan biasanya orang tidak menyadari ada sejumlah penyakit kulit yang bisa dialami akibat genangan air banjir yang kotor. Penyakit kulit tersebut mulai dari gatal-gatal, infeksi jamur, hingga kulit terasa terbakar.
Infeksi kulit dipengaruhi oleh mikroorganisme yang ada di dalam genangan banjir. Saat terkena ke kulit, rasanya pertama kali pasti gatal. Karena terlalu sering digaruk, bisa-bisa luka memerah. Jadilah infeksi yang semakin mengganggu kesehatan kulit Anda.
Lebih lanjut, ada tiga penyakit kulit yang kerap terjadi di musim banjir. Simak penjelasannya, seperti dilansir NCBI.