Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Benarkah Anak Sering Bicara Kasar karena Medsos?

Wilda Fajriah , Jurnalis-Minggu, 06 September 2020 |20:31 WIB
Benarkah Anak Sering Bicara Kasar karena Medsos?
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PERKEMBANGAN teknologi memang sangat membantu kita, terutama di tengah pandemi Covid-19. Tapi, jika tidak dikendalikan teknologi bisa saja memberikan dampak negatif, terutama pada anak-anak.

Karena adanya pandemi, anak-anak juga harus melakukan physical distancing. Karena itu, sistem sekolah pub dibuat seperti belajar dari rumah. Anak-anak yang seharusnya masih aktif bermain pun terpaksa menghindari kerumunan demi menjaga jarak.

Anak-anak pun menjadi pasif dan hanya mengandalkan gadget serta internet sebagai hiburan. Sebenarnya memiliki gadget pun sudah cukup untuk menghibur. Karena di sana ada sebuah platform berbagi video bernama Youtube. Di Youtube, mereka dapat menemukan video apapun sesuai seleranya.

Sayangnya, platform tersebut tidak selamanya menggunakan bahasa yang ramah anak. Akibatnya, anak-anak jadi lebih sering mengumpat dan bersikap seolah-olah dewasa sebelum waktunya. Apakah ini karena pengaruh platform sharing video tersebut?

Gadget anak

Menanggapi hal tersebut, Psikolog Meity Arianti mengatakan, tayangan di TV, Youtube, atau pun media sosial bukanlah satu-satunya penyebab anak-anak sekarang memiliki masalah perilaku. Melainkan ada peran orangtua juga di dalamnya.

"Ada peran orangtua di dalamnya. Seperti pola asuh, lingkungan keluarga, keadaan sosial ekonomi keluarga, dan lingkungan di mana anak-anak tersebut dibesarkan," ujar Meity saat dihubungi Okezone baru-baru ini.

Selain itu, lanjut Meity, lingkungan sekolah pun juga turut membawa pengaruh. Mengingat sebelumnya anak-anak pergi ke sekolah hampir setiap hari. Sehingga lingkungan sekolah pun ikut berkontribusi dalam membentuk perilaku anak.

"Lingkungan sekolah atau tempat ia bermain juga ikut andil dalam membentuk karakter anak. Karena di sana anak-anak banyak menghabiskan waktu bersama teman-temannya yang mungkin membawa pengaruh negatif," pungkasnya.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement