Sulit tidur
Tak cuma orang dewasa yang kalau sedang stres jadi susah tidur. Begitu juga dengan anak dan remaja yang dilanda stres. Selain susah tidur, biasanya anak-anak yang sedang stres sering terbangun di tengah malam karena mimpi buruk.
Mengompol
Hati-hati kalau anak yang sudah berhenti mengompol tiba-tiba kembali menunjukkan kebiasaan tersebut. Biasanya anak yang sedang stres memang kembali melakukan berbagai kebiasaan yang dimilikinya saat kecil dulu. Di samping mengompol, anak mungkin juga mengisap jari lagi atau tidak mau lepas dari boneka kesayangannya.
Mudah takut
Salah satu ciri-ciri anak stres adalah tiba-tiba jadi mudah takut. Entah itu takut tidur sendiri, takut ruangan yang gelap, takut ditinggal orangtua, atau takut menghadapi orang asing. Apalagi kalau sebelumnya anak adalah sosok yang cukup pemberani. Ini adalah tanda bahwa stres yang dialami anak sudah cukup parah.

Sakit tanpa penyebab yang jelas
Jika stres yang muncul sudah begitu serius, anak biasanya mengalami gejala-gejala fisik seperti sakit perut, sakit kepala, atau pusing. Padahal ketika diperiksa ke dokter, anak tidak sedang mengidap penyakit tertentu. Gejala-gejala tersebut adalah reaksi tubuh anak terhadap stres.
Perubahan nafsu makan
Nafsu makan anak bisa naik atau menurun secara drastis karena stres. Bila nafsu makannya turun, ia mungkin saja beralasan bahwa makanannya tidak enak atau ia tidak lapar. Sedangkan kalau nafsu makannya naik, anak mungkin jadi lebih sering ngemil dan cepat lapar padahal sudah makan.