Candra menyebutkan, potensi kunjungan wisnus yang dapat membantu bangkitkan sektor pariwisata new normal. Selanjutnya, fokus dengan menyiapkan subsektor utama yaitu ekraf dan hotel.
"Dalam proses pemulihan ini kami juga memfokuskan pada pemulihan subsektor unggulan, yaitu kuliner, fesyen, dan kriya," paparnya.
Menurutnya, tiga subsektor unggulan ini memiliki kontribusi yang paling besar selama pandemi Covid-19. Nah, di sisi lain Kemenparekraf juga menginisiasi berbagai kampanye atau tagar-tagar salah satunya #DiIndonesiaAja, #DiBaliAja, #DiSulawesiAja, dan sebagainya.
"Tagar-tagar ini mengajak wisnus berwisata di dalam negeri," jelas Candra.
(Dewi Kurniasari)