Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Iritasi hingga Kanker, Ini Alasan Banyak Kosmetik Go Green

Taufik Budi , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2020 |13:51 WIB
Iritasi hingga Kanker, Ini Alasan Banyak Kosmetik <i>Go Green</i>
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KOSMETIK saat ini menjadi barang wajib bagi sebagian besar perempuan. Bukan hanya untuk menjaga kecantikan, melainkan juga menghilangkan keriput sebagai tanda penuaan.

Tak heran, kosmetik pun banyak diperjualbelikan secara langsung atau melalui toko online. Banyaknya ragam kosmetik membuat kita harus lebih berhati-hati dalam memilih. Ingin cantik instan? Think again!

Baca Juga: Liburan ke Labuan Bajo, Asyiknya Salmafina Sunan Berjemur Pakai Bikini

kosmetik

Kepala Program Studi S1 Farmasi STIKES Telogorejo Semarang Tunik Saptawati, menjelaskan, zaman dahulu kosmetik digunakan untuk melindungi diri dari panas, dingin dan gigitan nyamuk. Seiring perkembangannya kini kosmetik digunakan untuk perawatan diri, berhias, sampai dengan mencegah penuaan.

"Lalu mengapa harus dari bahan alam? Kita tahu bahwa banyak sekali ditemukan zat-zat berbahaya seperti merkuri yang banyak dicampurkan untuk krim pemutih, isotretinoin, dan hidrokuinon dimana zat tersebut dapat menyebabkan iritasi sampai menyebabkan kanker. Pastinya gak ingin kan, terjadi pada kita," kata Tunik.

Dosen Prodi S1 Farmasi STIKES Telogorejo Semarang, Firstca, menambahkan, salah satu tanda kosmetik mengandung zat berbahaya bisa dilihat dari warnanya. Di antaranya dengan mengenali warna produknya mencolok atau tidak, lalu saat dipakai ada reaksi iritasi di kulit seperti kemerahan, panas, gatal dan sebagainya.

"Lalu bagaimana putihnya? Putih cerah atau putih pucat? Atau di kulit malah keluar banyak bintik hitam? Duhh jadi seram ya, ingin cantik kok tersiksa," lugas perempuan berparas ayu itu.

Menurutnya, bahan alam misalnya adalah rimpang kunyit yang bisa dibuat lulur, beras ditumbuk dan dijadikan bedak dingin, dan penggunaan bengkoang untuk memutihkan dan sebagai antipenuaan. Selain itu, lidah buaya, tomat, bunga kenanga dan masih banyak lagi bahan bahan alam yang bisa dimanfaatkan.

"Jangan khawatir, bahan alam ini mudah sekali kita dapatkan, murah, dan menyehatkan," pungkasnya.

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement