Wanita hamil yang mengidap penyakit ini bahkan bisa langsung menginfeksi bayi mereka. Khususnya ketika sang ibu melakukan proses persalinan. Hal tersebut terjadi karena bayi bersentuhan langsung dengan sekresi genital dari ibunya.
“Infertilitas atau kemandulan juga menjadi masalah lain yang sama berbahayanya. gonore dapat menginfeksi berbagai organ pada tubuh, khususnya pada saluran kemih. Bakteri Neisseria gonorrhoeae menjadi salah satu bakteri patogen yang memengaruhi morbiditas saluran reproduksi,” lanjutnya.
Selain itu, bakteri Neisseria gonorrhoeae juga akan berpengaruh pada infertilitas faktor tuba dan penyakit radang panggul atau Pelvic Inflammatory Disease (PID). PID dapat menyebabkan jaringan parut pada tuba falopi menghalangi jalur sel telur yang dikeluarkan dari ovarium.
“Kondisi ini dapat mencegah kehamilan alami dan menyebabkan infertilitas. Sedangkan pada pria, gonore dapat menyebabkan tabung kecil melingkar di bagian belakang testis di mana saluran sperma berada epididimis menjadi meradang epididimitis sehingga menjadi infertil,” tuntasnya.
(Dewi Kurniasari)