PENYANYI Teza Sumendra baru saja membagikan foto makanan di Twitter. Dari foto tersebut, bisa dilihat kalau nama makanan itu cukup vulgar.
Ya, Teza Sumendra membagikan foto makanan dengan nama 'Kue Pel*r Bedebu'. Jika dilihat lebih dekat, panganan tersebut berwarna putih dengan tekstur terlihat kenyal. Bisa dilihat juga kalau ada taburan kelapa di atasnya.
Salah seorang netizen memberi komentar kalau makanan dengan nama vulgar itu banyak ditemukan di Kepulauan Seribu, Jakarta. "Ini di Kepulauan Seribu, ya? Soalnya pernah nemuinn cuma di sana haha," tulis @nae_banan**.
Berdasar penelusuran Okezone di media massa, kue itu benar berasal dari Kepulauan Seribu. Kue dengan rasa manis itu terbuat dari ubi yang ditumbuk dengan sagu, diisi gula merah, lalu dikukus. Di beberapa tempat, kue ini disajikan sama dengan klepon, yaitu lengkap dengan taburan parutan kelapa di atasnya.
— #WKNDCRUISIN’ 🅴 (@TezaSumendra) July 22, 2020
Selain Kue Pel*r Bedebu, masih ada beberapa menu makanan lain yang memiliki nama vulgar atau ngeres. Meski nama kuliner tersebut nyeleneh, tapi kalau urusan rasa jangan ditanya, dijamin lezat. So, makanan apa lagi yang namanya aneh? Berikut ulasannya:
1. Kue T*lpit

Jajanan pasar ini ternyata sudah mulai sulit ditemukan lagi, lho. Dengan rasa manis dan sedikt gurih, pencinta camilan tradisional pasti enggak akan cukup makan satu.
Baca Juga: 4 Tips Menyimpan Daging Kurban agar Kualitasnya Terjaga
Nama makanan ini memang nyeleneh yaitu Tolpit. Beberapa orang menjelaskan kalau itu mengacu pada organ reproduksi pria. Mungkin nama tersebut disematkan di camilan ini karena bentuknya, atau Okezoners ada yang tahu alasan namanya seperti itu?
2. Dawet Jem**t Kecabut

Minuman ini belum lama viral di media sosial. Banyak netizen tidak percaya kalau ada panganan yang dinamakan se-ekstrem itu. Bahkan, banyak netizen yang rela menempuh perjalanan jauh untuk bisa mencicip menu yang satu ini.
Minuman khas Purworejo ini sebetulnya tidak jauh berbeda dengan dawet kebanyakan. Keunikan namanya tersebut ternyata singkatan juga dari Jembatan Butuh, Purworejo. Hayo, jangan 'ngeres' mikirnya, ya.