Gaya hidup yang tak sehat, suka makan makanan yang penuh lemak bisa menyebabkan perlemakan hati. Penderita umumnya berusia 40 tahunan.
Penderita perlemakan hati sangat mungkin tidak menyadari dirinya menderita penyakit serius itu sebab tidak bergejala.
"Perlemakan hati umumnya tidak bergejala. Pemeriksaan bisa dengan USG hati, yang sama seperti USG memeriksa jenis kelamin bayi pada ibu hamil," kata Dr. dr. Irsan Hasan, SpP-KGEH, FINASIM dalam Webinar Menjaga Kesehatan Hati di Era New Normal belum lama ini.

"Perlemakan hati bagian dari sindrom metabolisme. Tidak jarang orang dengan perlemakan hati bukan mengeluh karena penyakitnya, tapi waktu medical checkup memang ditemukan fatty liver," ujar dr. Irsan.