Ambil contoh tren bisnis boba tea. Dalam beberapa tahun terakhir, minuman asal Taiwan ini memang sangat digemari masyarakat Indonesia karena menyuguhkan sensasi baru, di tengah gempuran tren coffee shop.

Sayangnya, Iqbal menjelasskan bahwa boba termasuk dalam kategori bisnis musiman, sehingga dibutuhkan inovasi dan prediksi agar bisnis tersebut dapat bertahan.
"Boba ini berbeda dengan kopi. Kopi itu produk basic yang sampai akhir jaman pun masih akan diminum banyak orang. Jadi memang harus pintar memprediksi kapan tren boba ini akan berakhir. Tarulah durasinya 1 tahun. Sebelum itu, harus sudah siapkan cadangan bisnis lain, supaya perputarannya tetap berjalan," tandas Iqbal.
(Helmi Ade Saputra)