PANDEMI virus corona Covid-19 tidak hanya menyebabkan krisis kesehatan global di dunia. Namun juga bedampak pada mental manusia.
Psikolog, Nadya Pramesrani, MPsi mengatakan, kesehatan mental ini dapat menyerang masyarakat di berbagai kalangan umur. Tak terkecuali pada usia dewasa.
Menurut penelitian dari Brooks pada 2020, kesehatan mental yang timbul dapat berupa depresi, stress, low mood, mudah marah atau merasa terganggu, insomnia, post traumatic stress disorder (PTSD), hingga kelelahan emosional. Oleh sebab itu, membangun gaya hidup yang aktif seperti berolahraga secara rutin dan aktif bergerak.
Aktivitas fisik bermanfaat untuk menurunkan risiko depresi, melepaskan rasa tegang dan stres. Selain itu dapat meningkatkan energi fisik dan mental, melalui produksi endorfin.

“Penelitian dari Harvard TH Chan School of Public Health menemukan bahwa berlari 15 menit setiap hari atau berjalan selama 60 menit dapat menurunkan risiko depresi,” tutur Nadya dalam acara Hilo Menginspirasi Hidup Aktif dan Kreatif di Era Normal Baru, Kamis (25/6/2020).
Selain itu, melakukan hobi dan mengeksplorasi hal-hal baru juga bermanfaat untuk bantu meningkatkan tingkat mood dan mengurangi stres. Bahkan seseorang dapat mengeksplorasi potensi diri sendiri untuk menunjang perkembangan diri, baik secara personal maupun professional (self-growth).
“Bagi orang dewasa sebenarnya lebih mudah untuk mengenali apa yang ia sukai atau inginkan karena memiliki kemampuan berpikir refrektif yang matang,” tuntasnya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.