Kasus Demam Berdarah (DBD) semakin banyak terjadi di Tanah Air. Kenaikan kasus DBD bertepatan dengan pandemi virus corona Covid-19 yang menyerang dunia. Oleh sebab itu mengambil langkah pencegahan agar terhindari dari penyakit ini jalan terbaik yang bisa dilakukan untuk mengurangi angka peningkatan kasus DBD.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, mengatakan bahwa nyamuk Aedes Aegypti menggigit dua kali sehari yakni pada pagi dan sore hari. Karenanya harus dipastikan pemberantasan sarang nyamuk masih sangat relevan digunakan dengan cara 3M+.
“Menutup, menguras dan mendaur ulang sementara plusnya itu banyak sekali. Menggunakan lotion, menutup rumah dengan kasa nyamuk. Saat ini masih banyak masyarakat yang tidak menutup rumahnya dengan kasa nyamuk,” terang dr. Siti, dalam siaran langsung di Graha BNPB, Senin (22/6/2020).

Ia mengatakan masyarakat tidak perlu menggunakan kasa nyamuk yang mahal. Yang penting bentuknya menyerupai jaring-jaring. Selain itu kebiasaan hidup bersih dan tidak menumpuk pakaian bekas pakai juga efektif mengurangi nyamuk yang ada di rumah