Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Catat, Jam-Jam Ini Nyamuk DBD Sering Gigit Anak!

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 22 Juni 2020 |15:11 WIB
Catat, Jam-Jam Ini Nyamuk DBD Sering Gigit Anak!
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

“Dia senang gigitnya pada pagi hari antara jam 10 sampai 12 di masa anak masih sekolah. Rata-rata kenanya di situ. Selain itu sebelum-sebelum magrib antara jam 4-5 sore,” lanjutnya.

Baca Juga : Demam Tak Kunjung Turun, Kenali 7 Tanda Bahaya DBD

Lebih lanjut, apabila seseorang terinfeksi demam berdarah maka hal pertama yang harus di lakukan adalah mengukur suhu tubuh pasien. Indikator demam yang dialami pasien, bisa menjadi penentu kapan seseorang harus dilarikan menuju rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Kalau demam terus-menerus tinggi, biasanya kasus infeksi virus tinggi sekali panasnya bisa sampai 39 kadang 40. Jika demam 2-3 hari nggak membaik segera ke rumah sakit. Tapi kalau pada DBD memang gejala batuk bisa saja terjadi namun persentasenya kecil hanya 10-15 persen dan tidak sesak seperti Covid-19 yang lebih pada saluran pernapasan. DBD lebih kepada demam dan pendarahan kulit,” tuntasnya

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement