Jawaban itu langsung membuat Ganjar terharu. Dia pun mengacungkan dua jempolnya kepada perempuan separuh baya itu.
“Ini keren, Bu Eni mau membantu dengan ikhlas, meskipun dia hanya bekerja bantu-bantu. Ini nilai-nilai yang harus kita jaga dari masyarakat, nilai-nilai kemanusiaan yang menurut saya keren,” kata Ganjar.
Lantas, seperti apa tata cara bagi warga yang ingin mengambil bahan pangan di warung makan gratis ini?
Warga Dusun Jetis rupanya telah menyediakan sebuah warung khusus tanpa penjual. Di tempat inilah mereka menjajakan beragam bahan pangan seperti beras, cabai, kacang panjang, terong, ikan asin, tempe dan tahu.
"Kula mampune mbantu kacang panjang, tomat, kol lan tauge, tapi kula ikhlas (Meski hanya mampu membantu kacang panjang, tomat, kol dan tauge, tapi saya ikhlas)," tambah Eni.
Bahan pangan tersebut disediakan setiap hari dan semuanya gratis. Syaratnya, hanya dua jenis makanan yang boleh diambil setiap harinya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.