Pakar Psikolog dan Keluarga, Alissa Wahid mengatakan, terdapat 4 tantangan kehidupan keluarga di masa pandemi Covid-19. Antara lain tekanan psikososial ekonomi pribadi dan keluarga, ketidakpastian masa depan, keterbatasan ruang psikologis pribadi akibat berbagi ruang selama masa #dirumahaja, fondasi keluarga dan hubungan antar anggota keluarga.
Alissa menjelaskan, anak menjadi seperti apa, itu adalah tanggungjawab orangtua. “Jangan mencemaskan apakah anak-anak kita dapat menjadi orang yang baik. Cemaskanlah apakah kita dapat menjadi orangtua yang baik bagi anak-anak kita,” katanya belum lama ini.

Seperti dilansir dari website Kemen PPPA, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi yang akrab disapa Kak Seto mengungkapkan, orangtua harus memposisikan diri sebagai pertama dan utama dalam pengasuhan anak di keluarga.
Baca Juga : Renovasi Rumah, Intip Gaya Marion Jola Ngecat Tembok
"Orangtua juga harus bisa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, gembira, dan penuh senyuman. Tidak boleh ada kekerasan karena hanya akan merusak karakter anak," kata Kak Seto.
Di tengah pandemi Covid-19, selain perempuan, anak-anak juga rentan mendapatkan kekerasan. Oleh karena itu orangtua harus lebih peduli kepada anak-anaknya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.