Adaptasi kebiasaan baru atau disebut dengan transisi menuju new normal kini sudah diterapkan pemerintah sejak Senin 8 Juni 2020. Kondisi ini membuat driver ojek online (ojol) mulai beroperasi dengan membawa kembali penumpang dengan protokol kesehatan yang ditetapkan. Meski demikian, apakah protokol kesehatan tersebut membuat masyarakat merasa aman saat menggunakan ojol?
Salah satu pegawai swasta di Jakarta, Dewi mengaku merasa aman dengan protokol kesehatan saat menggunakan ojol. Sebagaimana diketahui, setiap penumpang diwajibkan untuk menggunakan masker untuk mencegah penularan virus corona Covid-19.

“Aman-aman saja, kan pakai masker. Terus ketika sampai kantor cuci tangan pakai sabun, jadi gak masalah," ujar Dewi, Selasa, (9/6/2020).
Menurutnya, terlalu berlebihan jika gara-gara naik ojol bisa kena virus corona. Apalagi duduknya saja tak berhadapan.