Layanan ojek online untuk mengangkut penumpang sudah diperbolehkan beberapa wilayah, termasuk di Jakarta. Beberapa orang pun sudah mulai naik ojek online lagi.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelola ojek online, setiap driver diharuskan menempatkan partisi di belakang tubuhnya agar meminimalisir droplet yang mungkin terjadi antara penumpang dan driver.
Selain itu, anjuran untuk menggunakan helm sendiri pun digaungkan. Dengan menggunakan helm sendiri, Anda diharapkan meminimalisir penyebaran virus berbahaya antarpenumpang.
