2. Masker Wajah

Bukti dari 10 studi menemukan bahwa memakai masker bisa mengurangi penularan virus menjadi tiga persen, sementara orang yang tidak mengenakan masker wajah memiliki risiko tertular virus sebanyak 17 persen.
Masker N95 dan masker tipe respirator lainnya menawarkan perlindungan yang terbaik terhadap penularan virus dibandingkan dengan masker bedah atau kain. Masker ini harus digunakan oleh para pekerja di sektor kesehatan.
Untuk masyarakat umum, mengenakan masker bedah dan kain sudah cukup untuk melindungi terhadap virus. Meski demikian langkah-langkah keselamatan lainnya seperti jarak sosial dan mencuci tangan juga wajib dilakukan.
3. Pelindung mata

Berdasarkan 13 studi yang berfokus pada pelindung mata hasilnya menemukan bahwa pelindung wajah, kacamata dan kacamata memiliki risiko infeksi yang lebih rendah dibandingkan tanpa pelindung mata.
Risiko infeksi dengan pelindung mata adalah enam persen, sementara orang yang tidak menggunakannya memiliki risiko sebesar 16 persen. Meski demikian, penulis menyatakan kepastian bukti untuk perlindungan mata masih rendah.
Hasil penelitian masih belum menemukan seberapa efektif langkah-langkah ini untuk dilakukan meskipun telah diadopsi oleh sebagian besar pemerintah di seluruh dunia.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.