Para penggemar K-pop turut menyuarakan dukungan mereka atas kematian George Floyd, warga kulit hitam yang tewas di tangan aparat kepolisian Minneapolis, Amerika Serikat. Dukungan yang mereka tunjukkan pun terbilang unik.
Pada Minggu 30 Mei 2020 lalu, Dallas Police Department meminta warga lokal untuk mengirimkan video berisikan aktivitas ilegal yang dilakukan oleh para peserta demonstran, melalui aplikasi resmi mereka.
Alih-alih mengirimkan video para demonstran, para penggemar K-pop dan stan Twitter justru membanjiri aplikasi Dallas Police Department dengan ratusan video berisikan penampilan idola mereka (fancam).
Beberapa di antara mereka bahkan mengunggah video yang menampilkan kekerasan yang dilakukan oleh polisi terhadap demonstran.
THATS WHY YALL NEED TO COVER THEIR FACES PLEASE COVER THEIR FACES FCKING PIGS WILL USE ANYTHING pic.twitter.com/YBXyFGwNi1
— ash⁷ (@7soulsmap) May 31, 2020
Hanya dalam kurun waktu beberapa jam saja, Dallas Police Department tiba-tiba mengumumkan bahwa aplikasi mereka mengalami gangguan teknis, di akun Twitter resmi mereka.
Para penggemar K-pop juga dilaporkan memberikan rating rendah pada aplikasi tersebut. Tak sedikit pula yang membanjiri kolom ulasan dengan komentar-komentar bernuansa Black Lives Matter dan keadilan untuk George Floyd.
Hasil penelusuran Okezone, hal ini bermula dari unggahan akun Twitter @7soulsmap yang membagikan tangkapan kamera dari cuitan Dallas PD. Dia juga menuliskan serangkaian caption untuk membakar semangat netizen.
"Bila kalian mengunggah fancam di aplikasi mereka. Aku akan mengirimkan 1 dollar, aku berjanji. Unduh aplikasi dan kirim semua fancams kalian. Kirim semua!! Buat tugas mereka menjadi sulit! Buat mereka frustasi! Buat mereka menghapus aplikasi ini," cuit @7soilsmap.