Meski demikian, empirical based yang digunakan ini juga tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Semuanya dilakukan mengikuti apa yang disetujui dan direkomendasi oleh World Health Organization (WHO).
“Dulu antivirusnya Avigan, sekarang muncul Remdesivir misalnya. Chloroquin dulu dipake sekarang diminta ditarik. Memang seperti itu kondisinya karena secara evidence based penelitian belum ditemukan. Oleh karena itu, tindakan yang paling bijaksana adalah mencegah supaya kita tidak tertular,” tuntasnya.
(Dewi Kurniasari)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.