Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Berada di Luar Vs Dalam Ruangan saat Pandemi, Lebih Berbahaya Mana?

Pradita Ananda , Jurnalis-Kamis, 28 Mei 2020 |16:30 WIB
Berada di Luar Vs Dalam Ruangan saat Pandemi, Lebih Berbahaya Mana?
Ilustrasi. (Freepik)
A
A
A

Tetap harus kena sinar matahari

matahari

Hanya berdiam diri di rumah, kebanyakan orang mengurung diri berada di kamar tidur atau ruangan kerja selama seharian penuh. Ingat, meski karantina mandiri di rumah, Anda disebutkan harus tetap keluar rumah setidaknya untuk mendapatkan sinar matahari. Menurut laporan dari Huffingtonpost Inggris, dalam studi di The Journal of Infectious Diseases menunjukkan 90 persen partikel virus corona itu jadi non-aktif dalam 10 menit ketika terkena sinar UV dari sinar matahari. Tapi di sisi lain, diingatkan kita tidak tidak boleh berasumsi bahwa hanya dengan matahari akan mendisinfeksi segala sesuatu dan membuat diri kita aman ya.

Tetap harus keluar rumah

Para ahli kesehatan merekomendasikan orang-orang untuk tetap harus keluar rumah, atau berada di luar ruangan, selagi bisa untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental. Mengingat masa pandemi yang sulit ini memang menguras pikiran, fisik dan kesehatan mental. Berada di luar ruangan, keluar rumah dengan prinsip menghindari kerumunan orang, tetap menjaga jarak dengan orang lain, menghindari kegiatan yang melibatkan banyak orang misalnya berolahraga bersama, mengunjungi taman yang ramai orang, dan sebagainya. Jogging, lari, sepedaan bisa dilakukan sendirian kan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement