Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekolah Akan Dimulai di New Normal, Orangtua: Memang Anak SD Paham Physical Distancing?

Dimas Andhika Fikri , Jurnalis-Kamis, 28 Mei 2020 |15:33 WIB
Sekolah Akan Dimulai di New Normal, Orangtua: Memang Anak SD Paham <i>Physical Distancing</i>?
Ilustrasi. (Freepik)
A
A
A

Lebih lanjut Crista menjelaskan, tentang penerapan physical distancing (jaga jarak sosial) di kalangan anak sekolah, terutama Sekolah Dasar (SD). Menurutnya, imbauan ini tidak akan 100% diikuti oleh anak-anak, mengingat mereka belum mampu berpikir secara rasional dan rasa tanggung jawab yang penuh.

"Bayangkan saja, anak SD mereka belum tentu paham physical distancing itu apa. Belum lagi yang sudah SMA negeri, mereka mungkin sudah mengerti isu ini, tapi gak ada jaminan semua anak SMA mau nurut, mungkin yang masih menurut sekitar 50% saja," kata Crista.

Ditambah lagi dengan fasilitas atau infrastruktur yang dimiliki setiap sekolah. Ambil contoh sekolah negeri, setiap kelas biasanya diisi oleh hampir 30-40 murid, yang mana posisi duduk mereka dibagi menjadi satu meja untuk dua murid.

crista

Dari gambaran kecil ini, sudah bisa dibayangkan seperti apa rumitnya pihak sekolah mengatur jarak sosial di antara murid-murid mereka. Sehingga harus disiapkan skenario atau skema khusus untuk menyiasatinya.

"Kalau mau physical distancing di sekolah, space kelasnya juga harus lebih besar. Kalau sekelas ada beberapa puluh anak berarti harus di-cut dong. Terus juga enggak mungkin anak seharian pakai masker. Kecuali kayak di Jepang dan China, perlengkapan dan fasilitasnya sudah gila-gilaan, jadi anak-anak tidak perlu pakai masker terus-terusan," papar Crista.

"Aku setuju anak-anak masuk sekolah bila pemerintah sudah siap melakukan disinfektasi di sekolah-sekolah. Lalu secara protokolnya bisa terpenuhi. Kalau enggak ngapain? Malah membahayakan anak-anak itu sendiri," tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement