"Jika Anda berolahraga dengan intensitas keras yang berkelanjutan (seperti lari atau latihan di tempat pelatihan), itu tidak membuat perbedaan besar apakah Anda berada di lingkungan yang dingin atau yang lebih beriklim," kata John Castellani, PhD , seorang ahli fisiologi olahraga di Army Research Institute of Environmental Medicine di Natick, Massachusetts.
Hal tersebut karena Anda bekerja cukup untuk memanaskan tubuh Anda secara menyeluruh, sehingga tidak lagi harus membakar sel lemak coklat ekstra untuk tetap hangat.
Namun, jika Anda berolahraga di udara dingin, ada beberapa hal yang perlu diingat. Para ahli mengatakan bahwa suhu yang ideal adalah sekitar 10-12 derajat Celcius. Saat suhu di bawah ini, maka Anda perlu mempertimbangkan sejumlah masalah lain seperti memerhatikan keamanan peralatan olahraga saat cuaca dingin.
Anda harus mengetahui berapa lama Anda berada di luar setelah berolahraga, terutama jika pakaian Anda basah oleh keringat. Karenanya ini bisa meningkatan risiko hipotermia.
Bahkan pada suhu yang cukup dingin, tubuh Anda perlu waktu untuk melakukan pemanasan agar terhindar dari cedera. Solusinya, lakukan peregangan dinamis dan beri tubuh Anda waktu yang cukup untuk menyesuaikan diri.
(Helmi Ade Saputra)