Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Cara Bertahan Hidup dengan Pasangan saat Pandemi Corona COVID-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Senin, 18 Mei 2020 |13:32 WIB
5 Cara Bertahan Hidup dengan Pasangan saat Pandemi Corona COVID-19
Ilustrasi. (Shutterstock)
A
A
A

PANDEMI virus corona COVID-19 yang terjadi di banyak negara memiliki dampak yang sangat besar terhadap manusia. Tak hanya masalah kesehatan dan ekonomi yang hancur akibat COVID-19, melainkan hubungan dengan pasangan.

Alhasil, krisis yang terjadi selama pandemi COVID-19 ini harus bisa diatasi dengan baik, demi kelangsungan hidup Anda bersama pasangan. Maka Anda butuh cara yang dapat membantu membuatmu bertahan hidup di tengah krisis pandemi corona COVID-19 dengan pasangan.

Merangkum dari Yourtango, Senin (18/4/2020), berikut lima cara untuk bertahan hidup bersama pasangan selama masa krisis COVID-19.

Jangan berhenti berkomunikasi

pasangan

Selama krisis COVID-19 komunikasi seseorang dengan pasangan semakin berkurang. Oleh sebab itu menjaga komunikasi tetap baik sangat diperlukan dalam kasus ini. Wanita sering ingin pasangannya tahu apa yang mereka butuhkan tanpa harus memberi tahu mereka.

Pria sering tidak tahu apa yang dibutuhkan pasangannya, dan karenanya, ragu untuk mencoba apa pun karena takut salah. Ketika mempertimbangkan bagaimana pasangan bertahan hidup selama masa krisis, penting bagi pasangan untuk berusaha berkomunikasi dengan pasangannya.

Saling menghormati perasaan satu sama lain

Pada awal krisis COVID-19, pasangan memiliki kebutuhan yang sangat berbeda. Anda perlu membaca segala sesuatu yang dibutuhkan oleh pasangan. Seringkali, kebutuhan pasangan sangat bertentangan satu sama lain sehingga mereka benar-benar tidak dapat dipahami oleh orang lain.

Penting untuk diperhatikan untuk bertanya kepada pasangan apa yang mereka butuhkan selama krisis. Jika Anda dapat menghargai apa yang dibutuhkan pasangan, Anda lebih cenderung menjadi model bagaimana pasangan bertahan hidup dalam krisis.

Jangan egois

Banyak hubungan memiliki pola tertentu yang membuatnya menjadi istimewa. Terdapat hal-hal yang orang lakukan satu sama lain untuk membuat mereka merasa dicintai. Penting bagi Anda untuk tidak mementingkan diri sendiri dan membenci.

Cobalah untuk memahami bahwa selama masa krisis, kehidupan menjadi sulit. Mungkin ini memang sulit dilakukan, tetapi ketahuilah bahwa kemungkinan besar kondisi ini hanya sementara dan setelah krisis ini berlalu, semuanya akan kembali normal.

Menjaga diri

Sisi lain dari perilaku tidak egois adalah menjaga diri sendiri. Jika kebutuhan Anda tidak terpenuhi oleh pasangan Anda, sangat penting untuk menjaga diri. Kebiasaan ini mungkin akan hilang saat ini, tetapi kondisi krisis ini tidak akan berlangsung selamanya.

Jika Anda tidak berusaha untuk menjaga diri sendiri selama masa krisis, Anda akan menemukan diri Anda penuh kebencian dengan pasangan Anda. Kebencian tentang diabaikan dan ditinggalkan selama masa-masa sulit. Anda perlu mencintai dan merawat diri sendiri sehingga bisa tetap kuat, baik dalam kesehatan dan hubungan Anda.

Mendapatkan bantuan

Jika Anda dan pasangan sedang berada dalam kesulitan maka ini adalah waktu yang bagus untuk meminta bantuan. Seorang terapis atau pelatih kehidupan akan dapat membantu Anda untuk mengatasi masalah-masalah ini. Dengan mendapatkan bantuan dari profesional, maka Anda dapat membuat perbedaan.

Jika mendapati diri Anda menjauh dari pasangan, penting untuk memahami bahwa kondisi ini dapat menyebabkan kehancuran yang tidak dapat diperbaiki. Jadi mulailah untuk meminta bantuan.

https://www.yourtango.com/experts/mitzi-bockmann/strategies-surviving-couple-during-times-crisis

(Dewi Kurniasari)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement