Sekira 50 persen dari semua keguguran trimester pertama adalah karena kelainan kromosom. Ini dapat terjadi lebih sering pada wanita usia lanjut, atau lebih dari 35 tahun pada masa kehamilan.
2.Infeksi
Infeksi rahim atau serviks bisa berbahaya bagi bayi yang sedang berkembang dan menyebabkan keguguran. Infeksi lain yang mungkin menular ke bayi atau plasenta juga dapat memengaruhi kehamilan yang sedang berkembang dan dapat menyebabkan keguguran.
Infeksi yang sering dialami ibu hamil adalah listeria, parvovirus B19, toxoplasma gondii, rubella, herpes simpleks, dan sitomegalovirus.
(Abu Sahma Pane)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.