Meski minum suplemen, juga tetap dibarengi dengan upaya lain yang mampu menjaga dan meningkatkan sistem imun. Seperti minum air putih cukup, istirahat cukup, dan sebagainya.
"Mengonsumsi suplemen itu bukan satu-satunya, tetapi sebagai salah satu upaya," tambahnya.
Dr Inggrid mengatakan, ada banyak suplemen yang diklaim mampu menjaga imunitas tubuh seseorang. Contohnya adalah curcumin yang terkandung dalam temulawak.
Dikatakan Dr Inggrid, curcumin khasiatnya sebagai zat bioaktif memiliki sifat-sifat misalnya, antioksidan, anti inflamasi, imunomodulator. Sifat-sifat itu bermanfaat pada berbagai kondisi kesehatan maupun kondisi yang patologis.
"Penelitian-penelitian yang sudah ada juga menunjukkan bahwa curcumin memiliki sifat antivirus," terang Dr Inggrid.
Curcumin bahkan tak hanya baik dikonsumsi orang dewasa, namun juga anak-anak. Selain menjaga imunitas, curcumin juga dapat memperbaiki nafsu makan dan bisa membantu memperbaiki tumbuh kembangnya.
"Perbedaan pada anak-anak dan dewasa hanyalah di dosisnya saja." bebernya.