Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Tes Antibodi untuk Pasien Terindikasi COVID-19

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Selasa, 05 Mei 2020 |08:09 WIB
Mengenal Tes Antibodi untuk Pasien Terindikasi COVID-19
Ilustrasi (Foto : Foxnews)
A
A
A

Bagaimana cara kerja tes antibodi?

Ada dua jenis tes antibodi yang umumnya digunakan untuk menguji SARS-CoV-2 yakni lateral immuno-assay dan enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA).

Keduanya menggunakan prinsip dasar yang sama. Sampel darah atau serum seseorang (bagian cairan darah) dicuci di atas permukaan yang memegang molekul-molekul yang diikat oleh antibodi. Ketika antibodi berikatan dengan molekul target, tes mendeteksi dengan reaksi kimia, seperti perubahan warna.

Ahli Virus di Pusat Penelitian Kanker Fred Hutchinson, Jesse Bloom mengatakan tes lateral immuno sangat mudah dan cepat serta bisa dilakukan oleh siapa saja.

“Mereka pada dasarnya mirip dengan tes kehamilan yang menggunakan stick pada urin. Hanya saja ini tidak menggunakan urin tetapi menggunakan darah atau serum dalam arti mereka memberikan Anda pembacaan visual sangat cepat,” terang Bloom.

Serologi Diagnosis Virus dan Mikrobiologi di Statens Serum Institute di Copenhagen, Charlotte Sværke menyebut tes ELISA sedikit lebih rumit dan harus dijalankan di laboratorium. Tes ini menggunakan pemipaan dan wajib dilakukan oleh staff khusus. Hasilnya pun membutuhkan waktu lebih lama, biasanya sekira dua hingga tiga jam.

Dalam kasus SARS-CoV-2, sebagian besar tes berfokus pada peningkatan protein virus yang digunakannya untuk menyerang sel. Beberapa tes mampu mengikat wilayah S1 dari protein virus corona.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement