Namun, masyarakat diminta untuk bersabar mengingat dalam situasi pandemi seperti sekarang ini, maka semua negara di dunia yang terdampak Covid-19 juga membutuhkan reagen.
"'Mengingat kapasitas produksi reagen ini terbatas, maka gugus tugas nasional bekerja keras untuk mencari, untuk menemukan reagen ini di seluruh dunia, dan berusaha dengan segala cara agar negara kita bisa mendapatkannya, agar kepentingan bangsa kita bisa kita penuhi," tegasnya.
Dari data yang dijabarkan Yuri, sejak 16 April Indonesia telah mendapatkan bantuan tes kit reagen sebanyak 10.000 buah. Jumlah tersebut bertambah secara berkala sebanyak 50.000 buah pada 19 April, 12.300 buah pada 21 April, dan hari ini Indonesia mendapat bantuan 15.000 tes kit reagen dari Korea Selatan.
"Saat ini sedang dalam penerbangan dari Korea Selatan ke Jakarta kita berharap malam ini sudah tiba," ungkap Yuri.
Secara keseluruhan, per tanggal 24 April nanti, pemerintah berharap dapat menyediakan 400.000 tes kit yang akan didistribusikan ke seluruh laboratorium yang mampu dan memenuhi syarat untuk melakukan pemeriksaan.
"Sehingga pengujian sampel secara masif bisa di lakukan. Pasien dalam pengawasan yang saat ini dirawat di berbagai Rumah Sakit juga bisa segera kita periksa. Termasuk pasien konfirmasi positif yang sedang dirawat bisa segera kita ikuti perkembangan laboratoriumnya," kata Yuri.