Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus COVID-19 Terus Meningkat, Ini Langkah Pemerintah Temukan Sumber Penyebaran

Leonardus Selwyn Kangsaputra , Jurnalis-Rabu, 22 April 2020 |20:51 WIB
Kasus COVID-19 Terus Meningkat, Ini Langkah Pemerintah Temukan Sumber Penyebaran
Jubir Pemerintah dalam Penanganan Covid-19 (Foto : BNPB Indonesia/Youtube)
A
A
A

Jumlah kasus COVID-19, terus meningkat setiap harinya. Menurut data yang diperoleh pada Rabu (22/4/2020), terdapat sebanyak 7.418 kasus positif COVID-19 di Indonesia, 913 dinyatakan sembuh dan 635 lainnya meninggal dunia.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan peningkatan jumlah kasus COVID-19 ini harus ditangani dengan sebaik mungkin. Oleh sebab itu pemerintah berupaya menemukan sumber penyebaran COVID-19 dengan beberapa cara utama.

Salah satunya dengan melakukan pemantauan pada setiap orang yang memiliki riwayat bepergian dari daerah epicenter baik di luar maupun dalam negeri. Yuri mengimbau agar masyarakat yang berasal dari wilayah epicenter untuk sadar diri.

Jubir Pemerintah dalam Penanganan Covid-19

“Meskipun tidak ada keluhan sakit apapun, atau ada keluhan batuk, demam yang ringan. Sadari bahwa berpotensi membawa virus ini. Oleh karena itu lakukan isolasi diri selama 14 hari dengan tetap di rumah, dan gunakan masker serta menjaga jarak,” terang Yuria dalam siaran langsung di Graha BNPB, Rabu (22/4/2020).

Selain itu pemerintah juga akan melakukan penelusuran kontak dari pasien COVID-19 yang terkonfirmasi positif laboratoriumnya melalui PCR. Pasien yang tengah dirawat di rumah sakit atau sedang melaksanakan isolasi mandiri juga akan terus diselidiki kontak fisiknya.

“Kementerian desa telah mengeluarkan kebijakan dengan menyiagakan desa, kelurahan atau nagari dengan membentuk relawan-relawan desa. Mereka menyiapkan tempat-tempat isolasi, tempat karantina untuk masyarakat desa yang berisiko,” lanjutnya.

Dengan melakukan koordinasi dengan aparat desa lainnya, tokoh masyarakat, tokoh agama, Babinsa dan Babinkamtibnas serta bidan desa. Yuri berharap cara ini bisa membangun desa menjadi benteng pertahanan COVID-19 yang mandiri dan efektif berbasis pada kekuatan masyarakatnya sendiri.

Sekadar informasi, Akumulasi orang dalam pengawasan (ODP) pada Rabu (22/4/2020) sebanyak 193.571 orang dan sebagian besar dari pemantauan ODP sudah selesai. Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 17.754 orang. Mereka sedang dirawat dan menunggu hasil pemeriksaan real time PCR.

Sebaran pasien sembuh terbanyak ada di Jakarta sebanyak 322 orang, Jawa Timur 101 orang, Sulawesi Selatan 75 orang, Jawa Barat 79 orang, dan Jawa Tengah 54 orang. Keseluruhan akumulasi pasien sembuh pada 34 provinsi di Indonesia adalah 913 pasien.

(Helmi Ade Saputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement