Sementara daun katuk, sambung dr Ameetha, direkomendasikan karena terbukti meningkatkan produksi ASI, dan daun torbangun yang tinggi kadar zinc, zat besi, kalium, dan magnesium dapat berpengaruh dalam meningkatkan berat badan bayi.
Diteliti lebih lanjut, Direktur Eksekutif Dexa Laboratories of Biomelocular Sciences, dr Raymond R Tjandrawinata, mengatakan, daun katuk juga dapat memberikan peningkatan signifikan dalam menghasilkan hormon prolaktin dan oksitosin loh. "Dua hormon ini berperan penting dalam proses menyusui sehingga dapat meningkatkan produksi ASI,” terang dr. Raymond.

Nah, daun torbangun yang berasal dari Sumatera, mengandung mengandung steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan kadar prolaktin. Selain itu, steroid dan polifenol dapat meningkatkan aktivitas sel epitel dan metabolisme kelenjar susu, sehingga ASI bisa meningkat 65 persen tanpa mengubah kualitas gizinya.