Sejak pandemi virus corona atau COVID-19 merebak, sejumlah negara langsung bergerak cepat menerapkan kebijakan demi memutus mata rantai penularan. Beberapa negara bahkan meneripkan kebijakan super ketat dengan memberikan hukuman bagi warga yang nekat beraktivitas di luar rumah.
Namun, masih saja ada orang yang tak mengindah kebijakan tersebut demi memenuhi kepentingan pribadi mereka. Seperti aksi nekat yang dilakukan oleh seorang pria asal India.
Dilansir Okezone dari Gulfnews, pria bernama Soni Kumar Chauhan nekat bersepeda dengan jarak 850 km dari Kota Ludhiana menuju Kota Punjab, India. Tindakan itu dia lakukan agar dapat menghadiri pesta pernikahan yang dijadwalkan pada 15 April lalu.
Kisah Kumar pun mendadak viral di media sosial, setelah dibagikan oleh seorang netizen. Diceritakan bahwa Kumar terpaksa menggunakan sepeda, mengingat seluruh moda transportasi di negara tersebut telah dinonaktifkan akibat pandemi COVID-19.

Kumar tak datang sendirian. Dia ditemani oleh tiga orang sahabatnya. Mereka mengayuh sepeda selama kurang lebih satu minggu, dan harus menempuh jarak hingga 850 km untuk sampai tujuan.
Namun sayang, Minggu lalu, Kumar dilaporkan telah ditangkap oleh pihak berwenang saat memasuki kawasan Balrampur distrik.
Mereka pun langsung dimasukkan ke ruangan isolasi, dan harus menjalani masa karantina selama kurang lebih 14 hari.
"Seandainya saya sampai di rumah, ada kemungkinan pernikahan akan tetap dilangsungkan. Namun, saya ditangkap sekitar 150 km dari rumah saya. Pihak berwenang pun tidak mengizinkan saya sebelum menjalani masa karantina," ungkap Kumar kepada media lokal setempat.
Sebelumnya, pemerintah India telah menetapkan bahwa mereka akan memperpanjang masa lockdown hingga 3 Mei mendatang.
(Helmi Ade Saputra)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.