Pandemi virus corona COVID-19 memang menimbulkan berbagai ketakutan. Termasuk ketakutan tentang apakah virus corona SARS-CoV-2, virus penyebab penyakit COVID-19 bisa hidup di makanan atau tidak.
Seperti pernyataan dari Food and Drug Administration Amerika yang melaporkan bahwa saat ini tidak ada bukti makanan atau kemasan makanan terkait dengan transmisi COVID-19.
COVID-19 tidak dianggap sebagai penyakit yang dibawa dari makanan (foodborne). Paparan bawaan makanan terhadap virus corona ini tidak dinilai sebagai rute penularan.
Meskipun demikian, tapi para ahli mengatakan tipe makanan yang tidak dimasak seperti salad sifatnya bisa menjadi rentan terhadap penularan jika terpapar, ditangani, atau disiapkan dengan cara yang tidak tepat. Seperti dikatakan Dorothy Tovar, kandidat PhD ilmu Mikrobiologi dan Imunologi di Stanford University misalnya disiapkan oleh orang yang tidak mencuci tangan.

"Sangat tidak mungkin bahwa ini akan ditularkan oleh makanan. Tetapi ada kemungkinan, pada permukaan makanan yang disiapkan. Sangat mungkin terjadi, contohnya salad disiapkan oleh seseorang yang sakit dan tidak mencuci tangan, nah virus dapat ditularkan melalui makanan dengan cara itu,” ujar Dorothy.
Hal senada juga disampaikan Dr. Jack Caravanos, profesor klinis di New York University’s School of Global Public Health yang menyebutkan beberapa jenis makanan, jika terpapar maka bisa jadi media atau tempat yang baik bagi virus corona bisa berkembang.